Aspek pencegahan

Pengendalian sirkulasi virus di unggas/hewan lain
Food hygiene
Sanitasi lingkungan

 
Dr. Sardikin Giri Putro
 
 
CARA PENULARAN
 
 
PENCEGAHAN BAGI YANG BERESIKO (WHO/WPRO 14 Januari 2004)
  Cuci tangan sesering mungkin dg desinfektan (alkohol 70%)
  APP (sarung tangan,kacamata,masker dll)
  Vaksinasi virus flu manusia bagi yg terpajan dengan tujuan agar tidak terjadi dua infeksi gabungan virus flu manusia dan flu burung dalam satu orang yang memungkinkan timbulnya strain baru virus flu burung yang dapat ditularkan dari manusia ke manusia
  Mereka yang rentan (anak-anak, orang usia lanjut, penderita penyakit jantung, paru kronis) agar menghindari tempat jangkitan (peternakan unggas dll)
  Pengamatan kesehatan secara pasif bagi yang beresiko/terpapar dan keluarganya: tanda gangguan sal pernapasan, demam
  Serosurvai bagi yang terpapar
  Beresiko menghirup udara tercemar : antiviral (oseltamivir 1x75 mg selama 1 minggu)
 
 
Tindakan pada saat wabah
  Pendidikan kesehatan pada masyarakat, program imunisasi untuk mereka yang berisiko tinggi tertular, surveilans dan hasilnya dilaporkan kepada masyarakat
  Rumah Sakit harus mengantisipasi peningkatan pasien selama periode wabah.Sediaan obat-obatan termasuk antiviral apabila mungkin harus ditambah. Selain itu sebaiknya petugas di rumah sakit harus pula di imunisasi
 
 
APP
  Kewaspadaan Universal dengan kewaspadaan tambahan: kewaspadaan terhadap penularan Airborne
   
-
Cuci tangan
   
-
Masker N95, minimum masker bedah
   
-
Pelindung wajah
   
-
Apron/gaun pelindung
   
-
Sarung tangan
   
-
Pelindung kaki (sepatu)
 
 
PENCEGAHAN
  Hygiene perorangan yg baik
  Kembangkan gaya hidup sehat
  Ventilasi yg baik
  Orang dgn gejala respirasi atau yg merawat pasien dgn respirasi harus menggunakan masker
  Pergi ke dokter jika ada gejala respirasi
  Kontak erat & petugas kesehatan yg menunjukkan gejala harus diperiksa
  Prosedur kewaspadaan universal utk dokter/perawat yg melakukan pemeriksaan suspek SARS
  Anggota keluarga harus tinggal di rumah selama 7 hari
  Anak-anak jangan mengunjungi pasien pneumonia atipikal
  Untuk Kontak Erat
  Gunakan masker selama 7 hari mulai dari kontak terakhir dgn pasien terinfeksi
  Bersihkan mainan dan perabotan rumah dengan baik (gunakan larutan Bayclin 1:49)
  Berikan perhatian kepada kesehatan anda sendiri dan pergi ke dokter jika tidak sehat.
 
 
 
 
PEDOMAN PENCEGAHAN INFEKSI
  Pada Poliklinik/Triage
  Pasien yang datang ke rumah sakit untuk mengetahui apakah ada SARS atau tidak sebaiknya dialihkan oleh perawat triage ke ruangan terpisah
  Pasien tsb harus memakai masker bedah atau N 95
  Petugas yang terlibat dalam proses triage harus memakai masker bedah atau N 95 dan cuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan setiap pasien & sesudah mencabut sarung tangannya
  Pasien yang diperiksa untuk mengetahui adanya SARS harus dipisahkan dari kasus probable.
 
 
PEDOMAN PENCEGAHAN INFEKSI
  Pada Rawat Inap
  Kasus probable SARS harus diisolasi di kamar sbb:
   
-
kamar dengan tekanan negatif dan pintu terkunci
   
-
kamar sendiri dengan fasilitas kamar mandi
   
-
keluarganya ditempatkan di daerah dengan supply udara bebas, sistem exhaust dan fasilitas kamar mandi
  Dianjurkan untuk mematikan AC dan membuka jendela untuk ventilasi yang baik jika supply udara bebas tidak memungkinkan
  WHO sangat menganjurkan kewaspadaan universal dlm perawatan pasien SARS
  Semua petugas harus dilatih dlm pengendalian infeksi untuk merawat pasien tersebut
  Identifikasi petugas yang semata-mata akan berperan dlm mengamati pekerjaan petugas yang lain dan memberikan umpan balik tentang pengendalian infeksi
  Peralatan habis pakai harus digunakan dlm pengobatan dan perawatan pasien SARS. Jika peralatan akan dipakai kembali, harus disterilkan sesuai dengan petunjuk pabrik. Permukaan harus dibersihkan dengan disinfektan spektrum lebar yang terbukti mempunyai aktifitas anti virus
  Pergerakan pasien keluar dari unit isolasi harus dihindari. Jika dipindahkan pasien harus memakai masker bedah/N 95
  Pengunjung dibatasi. Mereka harus diberikan PPE dan diawasi
  Semua staf non-essensial (termasuk yang belajar) dilarang ke bangsal/unit perawatan
  Harus tersedia air bersih untuk cuci tangan.
  Disinfektan mengandung alkohol dapat digunakan jika tidak terdapat kontaminasi bahan organik yang nyata
  Perhatian khusus ditujukan terhadap intervensi
  PPE harus dipakai oleh semua petugas dan pengunjung yangmemasuki unit isolasi. Yang termasuk PPE adalah:
   
-
Masker N95 atau masker bedah
   
-
Sepasang sarung tangan
   
-
Kaca mata
   
-
Pakaian pengunjung
   
-
Apron
   
-
Sandal/sepatu yang dapat didekontaminasi
  Semua benda tajam harus diperlakukan dengan tepat dan aman
  Barang linen dari pasien harus dipersiapkan di tempatnya untuk petugas cuci. PPE yang sesuai harus dipakai dalam persiapan ini dan linen harus diletakkan pada kantong biohazard
  Kamar harus dibersihkan oleh petugas dengan memakai PPE
 
 
back to klikPDPI