 |
|
|
 |
Bronchoscopy |

Punksi Pleura |

Lung exam |

Smoker |
|
 |
|
|
|
|  |  | |  | | | PERHIMPUNAN DOKTER PARU INDONESIA AWAL DAN PERKEMBANGANNYA
Halaman: 3/7
|
BAB
III
KONPERENSI KERJA (KONKER) I - IDPI
|
|
| Sebelum
diselenggarakan Konker I-IDPI di
Jakarta pada tanggal 11 - 12 Desember 1975, telah terbentuk Pengurus
IDPI
Cabang Jakarta yang dirangkap oleh Pengurus Pusat Sementara IDPI, dan
terbentuk pula berturut-turut pada tanggal 21 September 1974 Pengurus
IDPI
Cabang Jawa Timur, Pengurus IDPI Cabang Sumatera Utara, dan Pengurus
IDPI
Cabang Yogyakarta. |
Untuk
mengurus segala persiapan dan
kelancaran Konker I - IDPI di Jakarta, Pengurus Pusat Sementara IDPI
telah
membentuk Panitia Konker I - IDPI, yang susunannya sbb:
| Ketua |
: |
Dr Hadiarto
Mangunnegoro |
| Sekretaris |
: |
Dr Wibowo Suryatenggara
|
| Bendahara |
: |
Dr Nirwan Arief |
| Anggota |
: |
- Dr A Syakur
Gani
- Dr G Pradono |
|
Acara
Konker tersebut, terdiri dari :
| 1 |
Pengesahan
Sementara AD dan ART |
| 2 |
Organisasi
Perhimpunan |
| 3 |
Pendidikan
Keahlian Dokter Paru |
| 4 |
Rencana
Penyelenggaraan Kongres I -
IDPI |
| 5 |
dll |
|
| Konker
tersebut berakhir dengan sukses.
Pembukaannya dihadiri oleh Dirjen Yankes Depkes Prof Dr Dradjad D
Prawiranegara, Dirjen Binkesmas Depkes Dr Soebekti MPH, Ketua Umum
PB-IDI
Dr Amino Gondohutomo, Dekan FKUI Prof Dr Mahar Mardjono dan tamu-tamu
VIP
lainnya. Juga hadir utusan-utusan IDPI Cabang Jakarta, Cabang Jawa
Timur,
Cabang Yogyakarta dan Cabang Sumatera Utara serta peninjau-peninjau
dari
Bandung dan Padang. Konker I ini berhasil mensahkan sementara AD dan
ART -
IDPI serta menetapkan penyelenggaraan Kongres Nasional I - IDPI di
Jakarta
pada tahun 1977. |
Dalam
AD - ART IDPI disebutkan tentang
keanggotaan sbb:
Keanggotaan IDPI terdiri dari anggota biasa, muda dan luar biasa :
| - |
Anggota Biasa |
|
| - |
Semua ahli
penyakit paru yang terdaftar pada MDA - IDI (dulu :
Panitia Pendaftaran Dokter Ahli = PPDA) |
| - |
Semua ahli
penyakit paru yang keahliannya diakui oleh Dewan Penilai
Keahlian (DPK)-IDPI |
|
| - |
Anggota Muda |
|
Semua dokter yang telah
menjalani pendidikan keahliannya selama 2 tahun di Lembaga
Pendidikan Ahli Penyakit Paru |
| - |
Anggota Luar Biasa |
|
Sarjana kedokteran,
yang banyak menaruh perhatian dalam bidang ilmu penyakit paru. |
|
| Pada
tanggal 17 Desember 1975 Dr Hadiarto
Mangunnegoro mengundurkan diri sebagai anggota Pengurus Pusat Sementara
IDPI karena dicalonkan menjadi Ketua PDPI Cabang Jakarta. Hal ini
sesuai
dengan AD dan ART, bahwa anggota Pengurus Pusat tidak boleh merangkap
menjadi anggota Pengurus Cabang. Kedudukannya di Pengurus Pusat
digantikan
oleh Dr Budi Sadjarwa. |
|
Halaman Sebelumnya (2/7) - Halaman Berikutnya (4/7) 
| |  | |  |
|  | |  |